Articles
Alternatif Peningkatan Pendapatan Petani

Kebutuhan jagung, baik untuk pangan maupun pakan, terus meningkat. Namun, selama ini komponen teknologi budi daya jagung masih diterapkan secara parsial sehingga tidak memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi. Badan Litbang Pertanian telah melakukan penelitian jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hasil panen tanaman jagung, yang berujung pada peningkatan pendapatan petani.

Luas areal panen jagung nasional saat ini baru sekitar 3,60 juta ha dengan produktivitas 3,40 ton/ha. Sementara produktivitas jagung di tingkat penelitian berkisar antara 4,0-9,0 ton/ha, bergantung pada kondisi lahan, lingkungan setempat dan teknologi yang digunakan. Jagung umumnya diusahakan pada lahan kering dan lahan sawah (tadah hujan atau irigasi). Pengembangan jagung di lahan sawah pada musim kemarau merupakan langkah strategis karena dapat mengurangi defisit pasokan produksi yang terjadi pada musim kemarau. Kualitas hasil panennyapun umumnya lebih tinggi, dengan harga jual yang relatif lebih baik.

Badan Litbang Pertanian melalui penelitian jangka panjang telah menghasilkan berbagai komponen teknologi jagung, dengan menggunakan pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT). Penerapan PTT pada lahan sawah tadah hujan di Sulawesi Selatan dengan luas hamparan 5 ha dapat memberikan hasil 5,4-7,3 ton/ha. Peningkatan hasil tersebut mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahatani, yang berujung pada peningkatan pendapatan petani.

Pengembangan inovasi teknologi jagung dengan pendekatan PTT diperkirakan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan produksi nasional. PTT jagung ini memberikan panduan lengkap tahapan pelaksanaan budi daya tanaman jagung sesuai dengan spesifik agroekologi. Mulai dari jenis varietas unggul yang digunakan, perlakuan benih, cara pemupukan, pengelolaan irigasi, pengendalian hama penyakit tanaman pada jagung sampai pada pengolahan jagung pasca panen.

Silahkan download PDF file untuk artikel selengkapnya dari website sumber artikel ini :Litbang.deptan.go.id berikut ini Artikel Bagian 1, Artikel Bagian 2, Artikel Bagian 3, Artikel Bagian 4

Articles : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

Author : Litbang Deptan